fbpx

Namanya Mbah Sati. Di usianya yang kini kurang lebih 83 tahun, beliau tetap semangat mandiri. Lansia yang tinggal di Dusun Samben Desa Sidokerto Kecamatan Karangjati ini sejak muda sudah menjadi pedagang pisang di pasar Caruban Madiun yang jaraknya 12 km dari rumahnya. Beliau berangkat ke pasar pada dini hari jam 03.00 WIB. Meski jarak yang ditempuh belasan kilometer dari rumahnya, Mbah Sati nyaris tak pernah mengeluh sekalipun penghasilan dari berdagangnya hanya pas-pasan untuk biaya hidup bersama cucunya.

“Disyukuri mawon Mas..” begitu ujarnya kepada amil DQ yang menyampaikan bantuan dari donatur DQ untuk membantu biaya hidup agar sedikit meringankan beban beliau. Terima kasih kepada para donatur DQ yang telah mengambil langkah nyata berbagi kebaikan dan kebahagiaan kepada Mbah Sati.

Semoga Allah SWT memberikan kepada para donatur, keberkahan bagi apa yang disedekahkan dan memberkahi apa yang diusahakan, menjaga kesucian harta saat memperoleh dan membelanjakannya, dan Allah memberikan balasan terbaik kelak di akhirat, dilapangkan kuburnya, dipermudah hisabnya serta dikumpulkan kelak dengan para ahli Al-Quran. Aamiin ya Rabbal Alamin 🤲😊