KPSPAMS ‘Siaga’ Desa Gondang dengan didukung Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur, bersama Pemerintah Desa Gondang, Yayasan Dompet Al Qur’an Indonesia (DQ) Cabang Mojokerto, dan Persatuan Setia Hati Teratai Cabang Mojokerto dan Papua, serta segenap komponen masyarakat lainnya, menggalang Gerakan Memakai Masker ‘GEMAS’ dan penyemprotan desinfektan secara massal, Rabu (15/04).

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat seraya memberikan edukasi cara menggunakan masker yang benar, serta melakukan penyemprotran desinfektan secara massal kepada sekitar 600 rumah termasuk sarana umum dan tempat-tempat ibadah. Setiap kepala keluarga mendapatkan alokasi masker sebanyak lima lembar yang diperkirakan cukup untuk memastikan gerakan memakai masker sebagai gaya hidup baru masyarakat Desa Gondang.

KPSPAMS sebagai pengelola sarana air minum hasil kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) memiliki misi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kesadaran tersebut menumbuhkan inisiatif pengelola KPSPAMS ‘Siaga’ yang dimotori Muhammad Alimi (Ketua) bersama kader AMPL dan jajaran Pemerintah Desa Gondang untuk meningkatkan perannya dalam memenuhi pilar-pilar kesehatan untuk mendukung pencapaian indikator kunci keberhasilan Pamsimas, sekaligus mengantisipasi maraknya penyebaran Covid-19 di Desa Gondang.

Baca juga: DQ Dampingi MCI Jawa Timur Terima Donasi Yayasan Seribu Senyum
Galang Kemitraan, KPSPAMS Ds Gondang Lakukan Gerakan Pakai Masker

Galang Kemitraan, KPSPAMS Ds Gondang Lakukan Gerakan Pakai Masker

Menurut bendahara KPSPAMS Fairur Muhaimin, setelah aksi pengadaan 11 unit sarana CTPS portable awal April, uang kas KPSPAMS untuk alokasi kegiatan peningkatan kesehatan semakin menipis sehingga diperlukan tambahan. Berbekal semangat dan keyakinan serta rencana kerja KPSPAMS 2020 yang disepakati di awal tahun ini, mencoba membangun kolaborasi pendanaan dengan pemerintah desa melalui APBDes 2020 yang 25% dialokasikan untuk penanganan wabah Covid-19,  serta menggalang kemitraan pihak ketiga lainnya.

Kegiatan penyemprotan desinfektan dilakukan oleh para pendekar silat tradisional Persatuan Setia Hati Teratai Cabang Mojokerto dan Papua yang kebetulan tengah melakukan kegiatan di Jawa Timur, dibantu para santri Pondok Pesantren (PP) Al Hamid dan PP Sirahan yang ada di sekitar Desa Gondang.

Yayasan DQ memberikan bantuan sebanyak 3 liter desinfektan yang bisa dicampur dengan 500 liter air bersih yang mencukupi untuk penyemprotan sekitar 600 rumah di empat dusun. DQ juga menyumbangkan baju APD yang dipakai petugas penyemprot beserta perlengkapannya.

Pengadaan masker sebanyak 2.500 lembar menggunakan alokasi APBDes. Masker tersebut diproduksi ibu-ibu PKK yang merupakan para pemanfaat air minum yang dikelola KPSPAMS. Sebanyak lima orang sukarelawan selama tiga hari dapat menyelesaikan seluruh masker pesanan pemerintah desa.

“Lek gak iso nyumbang duit ora popo nyumbang tenogo, isone jahit mugo-mugo iso mbantu lawan virus lan gusti Alloh ridho,” ujar Ninik, satu dari lima sukarelawan penjahit masker. Yang artinya “Tidak dapat menyumbang dalam bentuk uang tidak apa, hany bisa menyumbangkan tenaga kerja untuk menjahit masker untuk melawan Corona, dan semoga Allah SWT meridhoi-Nya”

Kepala Desa Gondang H Imam Suparto, SPd menambahkan, pengucuran dana APBDes untuk pengadaan masker terinspirasi dari bantuan Yayasan Dompet Al Qur’an Indonesia (DQ) Cabang Mojokerto yang turut membantu masker kain sebanyak 100 lembar.

Momen penyemprotan ini sekaligus dimanfaatkan untuk promosi pencegahan penularan Covid-19. Seruan dan himbauan menjaga kebersihan, kesehatan dan memakai masker disampaikan secara masif melalui pengeras suara di atas mobil pick up dengan mengelilingi empat dusun.

Masyarakat menyambut antusias kegiatan ini, mereka sadar penyemprotan desinfektan membantu mereka menangkal penularan virus Corona. KPSPAMS sebagai elemen penggerak pembangunan bidang air minum, sanitasi dan kesehatan menguatkan perannya menjadi suluh masyarakat. Gerakan ini diharapkan membuahkan perilaku dari aktifitas menjadi gaya hidup yang semuanya bermuara pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Para Fasilitator Pamsimas bersama kader kesehatan desa (kader AMPL) turut mendampingi kegiatan untuk  memastikan inisiatif murni dan partisipasi masyarakat ini dapat memberikan imbas positif yang meluas di kalangan masyarakat.

Baca juga: DQ Serahkan Bantuan APD kepada RSUD dr Soetomo Surabaya

Dadang, Fasilitator Pendamping Pamsimas untuk Desa Gondang menyatakan kagum atas kegiatan yang dilakukan KPSPAMS Desa Gondang yang dengan kesungguhan dan keiklasan berinisiatif menjadi Pejuang Kesehatan Masyarakat (PAKEM) ‘Siaga’. “Kegiatanya yang mereka lakukan sungguh luar biasa, saya siap mendampingi menuju Desa Gondang terbebas dari Covid-19,” tambahnya.

“Saya salut melihat semangat KPSPAMS Desa Gondang dengan semangatnya tidak ada henti untuk mencari solusi dalam pemutusan mata rantai Covid-19. KPSPAMS ‘Siaga’ usianya masih sangat muda tapi kontribusinya kepada masyarakat sangat banyak,” ujar Joko Suroso, Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Mojokerto, dengan haru saat menghadiri acara ‘GEMAS’

Koordinator Pamsimas Kabupaten Mojokerto menekankan, penguatan KPSPAMS tidak hanya pada bidang air minum dan sanitasi saja dimasa wabah Covid-19, tetapi juga harus ada perluasan peran KPSPAMS sehingga semua kekuatan bangsa bahu-membahu melakukan upaya memutus penyebaran virus yang mematikan ini.

Sejalan dengan protokol kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus Corona, ‘GEMAS’ dan penyemprotan desinfektan oleh KPSPAMS ‘Siaga’ Desa Gondang bisa menjadi inspirasi dan diikuti oleh 75 KPSPAMS di seluruh Kabupaten Mojokerto berkolaborasi dengan berbagai pihak. Bersama Melawan Covid-19! (Tiwi Sri Rejeki & Endang Sri Rejeki/Hartono KS)

Share This