fbpx

Sultan Syahputra Yulianto, siswa yatim penerima beasiswa Dompet Qur’an (DQ) memenangkan lomba essay Safety Competition yang diadakan Politeknik Perkapalan Negeri Surapaya (PPNS).

Dalam artikel yang berjudul “Hiro Dafi (Darul Fikri), Kenalkan Budaya K3 Dalam Selimut Ukhuwah”, Sultan menggambarkan program Hiro di sekolahnya dengan apik.

Sultan mengaku bahagia dengan pencapaianya menjadi juara lomba essay tingkat Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Santri Binaan Dompet Al Quran Indonesia Khatam Hafalan 30 Juz

Ia merasa kerja keras dan jerih payahnya selama melakukan riset terbayar lunas. Ia berharap untuk terus menghasilkan artikel-artikel bermutu yang bisa diikutkan lomba.

Program Hiro adalam program yang dimaksudkan untuk menjaga keamanan lingkungan pesantren di sabtu malam selama semalam penuh.

Para santri dan guru bekerja sama berkeliling pondok untuk memantau kondisi lingkungan dari aktivitas negatif seperti pencurian, bullying, dan kenakalan remaja lain.

Para petugas Hiro juga bertugas memastikan setiap barang terletak pada tempatnya. Hal itu mejadi penting bukan hanya untuk kerapihan area pesantren tapi juga menjaga menjaga keselamatan setiap penguni pesantren.

Baca juga: Gelar Doa Bersama dan Tarhib Ramadhan, Para Santri ‘Banjir Tangisan’

Bayangkan jika keset dan tempat sampah tidak terletak pada tempatnya. Maka bisa dipastikan lingkungan pondok akan kotor dan berbahaya bagi kesehatan.

Direktur Dompet Al Quran Indonesia (DQ) Agung Heru Setiawan mengaku bangga dan bahagia dengan pencapaian prestasi Sultan.

“DQ (yang merupakan anggota FOZ) berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Sultan dan teman-temannya selama di pesantren dalam bentuk beasiswa. DQ berharap Sultan bisa terus berkarya dan membuat semua orang bangga padanya,” ungkap Agung Heru Setiawan.

Share This