“Kisah hidup Aulia Maulidiyah, yatim piatu penghafal 30 Juz Al Qur’an. Dengan semangat dan tekad yang dimilikinya, Aulia yakin dapat mengejar impiannya untuk mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri.”

Dari usia 8 Tahun, Aulia terpaksa hidup tanpa kasih sayang orang tua.  Aulia kecil tinggal bersama budenya dengan kehidupan yang sederhana. Di usianya yang masih butuh banyak kasih sayang orang tua, Aulia dituntut untuk hidup berpindah-pindah karena tak ingin membebani budenya yang menjanda tak lama setelah kepergian ayahnya.

Orang tua asuhnya lah yang mengenalkan Aulia pada Pondok Pesantren Tahfidz Darul Fikri tempat sekarang ia menuntut ilmu. Motivasinya dalam mengahafal Al-Quran tak lain hanya ingin mengumpulkan keluarganya kelak di surga. Selain ditinggalkan kedua orang tuanya sejak kecil, Aulia juga tepisah dengan ketiga saudaranya, bahkan tak pernah bertemu lagi dengan adiknya.

Aulia memiliki cita-cita untuk bisa melanjutkan sekolahnya ke luar negeri, ia juga mempunyai impian menjadi orang sukses agar dapat membantu anak-anak yang mempunyai nasib dengannya.

Tim DQ: “Emang Aulia yakin, dapat mewujudkan cita-cita Aulia?”

Aulia: “YAKIN, karena ada ALLAH, selama ini yang membuat Aulia kuat saat Aulia sedih ataupun rindu dengan orang tua hanyalah ALLAH, Aulia sanggup berada diposisi seperti saat ini ya karena ALLAH”

Hati kecil tak mungkin berbohong, disaat teman yang lain dapat berkumpul dengan kedua orang tua,  Aulia merasa sedih  karena tak dapat merasakan indahnya berkumpul dengan keluarga. Kadang juga ia merasa tak percaya diri karena teman-temannya lahir dari keluarga yang serba berkecukupan.

“Kadang Aulia suka bertanya sama ALLAH,  kenapa Aulia yang harus merasakan keadaan seperti ini? Tapi semakin kesini Aulia semakin paham bahwa ada anak yang memang ditakdirkan untuk lahir sebagai seorang PEJUANG, Aulia salah satunya”

Tak banyak pinta dari Aulia, ia hanya ingin menggapai impiannya untuk dan berkumpul kembali dengan keluarganya di surga kelak.

“Ibu.. Ayah.. berkat ayah ibu Aulia hidup di dunia ini, terima kasih atas perjuangan selama ini, meskipun sekarang Aulia gabisa bersama lagi dengan ayah ibu, insyaAllah Aulia akan jemput ibu dan ayah untuk berkumpul di surga Allah”

Begitu mulia impian Aulia, mari kita bantu Aulia untuk mewujudakan cita-citanya, sudah saatnya kita meringakankan beban yang sudah lama ia tanggung sendiri, jangan biarkan Aulia untuk berjuang sendirian. Mari berdonasi untuk mewujudkan cita-cita Yatim Piatu penghafal 30 Juz ini, Form Donasi Beasiswa Yatim.

Share This