Wabah Covid-19 di Indonesia menjadi ancaman serius bagi masyarakat melihat semakain masifnya penyebaran virus ini. Selain resiko penularan yang sangat cepat terjadi, wabah ini juga mempunya dapak negative terutama terhadap perekonomian warga.

Sebagai langkah antisipasi pemerintah untuk menekan penyeberan virus. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kegiatan masyarakat dan menganjurkan untuk tetap tinggal di rumah selama pandemi ini.

Memang kebijakan tersebut dinilai cukup efektif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun di sisi lain, kebijakan tersebut berdampak pada masyarakat yang memiliki perekonomian rendah. Dengan diberlakukannya pembatasan sosial, mereka terancam kehilangan penghasilan sehari-hari. Hal ini sangat dirasakan para pekerja informal terutama para tukang becak.

Melihat kondisi tersebut, Dompet Al-Qur’an Indonesia (DQ) sebagai lembaga sosial yang memberdayakan ekonomi umat, menggerakan relawannya membantu beberapa tukang becak untuk memenuhi kebutuhannya. Relawan DQ memberikan paket makan siang, paket sembako, dan juga masker gratis pada para tukang becak di sekitar Gelanggang Olahraga Delta (GOR) Sidoarjo (8/4).

Baca juga: DQ Berbagi Makanan Untuk Dhuafa dan Driver Ojol

Tidak hanya itu, para relawan DQ juga memberikan edukasi untuk para tukang becak untuk tetap waspada dan berhati-hati saat bekerja. Meskipun situasi saat ini tidak mendukung untuk bekerja di luar, para tukang becak ini tetap berjuang demi mencukupi kebutuhan keluarga di rumah.

Manajer Penghimpunan dan Pemberdayaan DQ, M.R. Warang Agung, pun berkomentar. Beliau menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan adalah bentuk kepedulian para donatur yang menitipkan kepeduliannya guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil.

“Mereka mengeluhkan dalam kondisi seperti saat ini, kesulitan mencari uang tidak seperti sebelum-sebelumnya. Penumpang semakin sepi akibat larangan pemerintah untuk keluar rumah. Diharapkan dengan bantuan sembako, makan siang, dan masker gratis ini semangat para tukang becak tetap terjaga. Kondisi kesehatan mereka juga tetap dapat terlindungi dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.”

Aksi DQ di siang hari seusai hujan lebat yang mengguyur wilayah Sidoarjo ini disambut baik oleh tukang becak. Khususnya yang berada di sekitar Stadion delta. Melalui DQ, Yayak salah satu tukang becak mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah membantu meringankan beban di tengah wabah ini.

Baca juga: Lantai Masjid Agung Sidoarjo Basah Desinfektan Berkat Aksi DQ

“Untuk sekarang orderannya sepi tidak seperti biasanya. Paling satu atau dua penumpang aja perharinya. Pemerintah juga belum memberikan bantuan untuk kami ini. Ya  Alhamdulillah, masih ada yang peduli dengan kami,” ujar Yayak 57 tahun saat ditemui oleh Tim DQ.

Tidak berhenti di sini, DQ akan terus meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan berbagai program yang dilakukannya. Kedepannya  masker dan hand sanitizer juga akan dibagikan secara gratis kepada pekerja informal dan pedagang kecil yang masih harus bekerja di tempat umum.

Melihat masih banyak para pekerja informal seperti tukang becak, pengemudi ojek, supir angkot, dan pedagang kecil yang belum peduli terhadap kondisi saat ini. DQ juga mengajak masyarakat yang lebih beruntung untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan hariannya

Share This